Tampilkan postingan dengan label Periode 2013/2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Periode 2013/2014. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Mei 2013

Tari Tebus Kipas Semarakkan Dies Natalis Ikawiradharma XV



Alunan lagu khas Melayu mengalun cepat, tiga penari cantik berhijab membawa kipas memasuki panggung yang berukuran sekitar 3 x 2 meter. Tepuk tangan dari seluruh penonton menggema di seluruh sudut. Tari Tebus Kipas dibawakan dengan apik oleh grup tari IKAPEMA Kepri – Malang yang dipunggawai oleh Ria Afifah Rachman, R. Dewi Desma dan Windi Varistin. Ketiganya melenggang memainkan kipas di atas panggung memukau para pengunjung yang mungkin baru pertama kali menyaksikan penampilan tari khas Melayu. Sesekali penonton memberikan tepuk tangan saat penari memberikan gerakan tarian yang menarik. 

Pengalaman pertama IKAPEMA Kepri – Malang menampilkan tari khas Melayu ini adalah dalam rangka memeriahkan acara Dies Natalis XV IKAWIRADHARMA (Ikatan Keluarga Wiralodra Dharma Ayu Malang). Acara yang bertemakan “Budaya Kita Identitas Kita” ini diselenggarakan di sebuah café di wilayah Jalan Soekarno – Hatta, yaitu Aquanos Café. Acara tersebut menampilkan berbagai tarian khas dari berbagai daerah dan menampilkan beberapa grup band dari beberapa organisasi daerah (orda) yang ada di Malang, seperti Cirebon dan Jambi. 

Anggota IKAPEMA Kepri – Malang juga tampak hadir untuk memeriahkan acara kesenian tersebut. Ketua Umum, bendahara, pengurus harian dan beberapa IKAPEMA Kepri – Malang memberikan semangat kepada penari-penari cantik IKAPEMA Kepri – Malang. Rasa grogi dan gugup para penari sebelum tampil, karena ini merupakan pengalaman pertama grup tari ini tampil di Malang. Dukungan dan semangat yang diberikan oleh anggota IKAPEMA yang hadir akhirnya mampu menghilangkan rasa gugup tersebut. Hasilnya, ketiganya mampu memberikan penampilan baik dan menghibur. 

Acara ini dapat menjadi batu loncatan untuk grup tari IKAPEMA Kepri – Malang untuk terus memperkenalkan kesenian tari khas Melayu yang selama ini jarang dikenal oleh masyarakat Indonesia sendiri. Selain itu, acara ini juga dapat menjadi masukan bagi IKAPEMA Kepri – Malang sendiri agar ke depannya dapat mengadakan sebuah acara yang bertemakan budaya. Mengingat saat ini sangat jarang kegiatan-kegiatan bertemakan kebudayaan yang digelar oleh IKAPEMA Kepri – Malang. Atau sekedar menyadarkan agar di tahun-tahun berikutnya diadakan sebuah kegiatan untuk merayakan dies natalis IKAPEMA Kepri – Malang, karena selama ini kegiatan tersebut belum pernah diadakan.


Cuplikan








Minggu, 12 Mei 2013

Ngamen Biasa untuk yang Luar Biasa





Minggu 12 Mei 2013, sejumlah anggota IKAPEMA Kepri - Malang berkumpul di Pasar Minggu (Pasar Wisata Tugu) Malang di Jalan Ijen. Bukan untuk ber-shopping ria atau berburu beberapa kuliner yang dijajakan di pasar wisata mingguan tersebut, melainkan untuk “ngamen”. Eits, jangan salah prasangka dulu. Ngamen yang dilakukan oleh anggota IKAPEMA Kepri – Malang ini bukan untuk kepentingan finansial organisasi, tetapi untuk menggalang dana. 

IKAPEMA Kepri – Malang berencana mengadakan bakti sosial ke sebuah sekolah dasar luar biasa (SDLB) yang berada di Kedung Kandang, Malang. Oleh karena itu, diadakan kegiatan penggalangan dana di pasar ini agar para pengunjung dapat turut serta berpartisispasi dalam bakti sosial ini. Pasar Minggu dipilih sebagai tempat untuk penggalangan dana karena tempatnya yang ramai dan merupakan salah satu tempat wisata vital di Kota Malang, dengan harapan dana yang diperoleh cukup untuk menyenangkan adik-adik yang memiliki kemampuan terbatas.

Berkumpul di sebuah titik tepat di depan Perpustakaan kota Malang, beberapa rombongan IKAPEMA Kepri – Malang mulai menyanyikan daerah Kepulauan Riau, seperti Lancang Kuning, Soleram, Selayang Pandang dan beberapa lagu pop populer. 3 kotak kardus disebar di sekitar rombongan “pengamen” untuk meletakkan dan mengumpulkan uang dari para donatur. Bendera IKAPEMA Kepri – Malang dibentangkan untuk menunjukkan identitas agar pengunjung tidak salah kaprah. Dengan semangat penuh, anggota IKAPEMA Kepri – Malang bernyanyi bersama untuk menarik perhatian para pengunjung. Satu persatu pengunjung yang bersimpati mulai meletakkan uangnya pada kotak kardus. Hingga pukul 09.00, dana yang berhasil dikumpulkan lebih dari cukup dan melebihi target awal panitia.

Minggu, 31 Maret 2013

Riau Archipelago Student Summit 2013 (RASSUM)



Malang - Sabtu (30/03) Ikatan Pelajar Mahasiswa Kepri melaksanakan RASSum atau Gathering IKB Kepri se-Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 3 organisasi daerah (orda) Kepulauan Riau (Kepri) yang berada di Surabaya, Jombang dan Malang sendiri sebagai tuan rumah.  Tujuan diadakannya kegiatan tidak lain adalah sebagai bentuk dasar  untuk mempererat tali silaturahmi Ikatan Pelajar Kepulauan Riau yang berada di Provinsi Jawa Timur.

“Tidak berhenti di situ saja, IKAPEMA juga memiliki impian untuk menjalin kedekatan dengan Budak Rantau Melayu di Jawa Timur, dengan mengkontiniunitaskan program gathering kecil seperti ini,”
ucap Ghilman Damoza sebagai Ketua Pelaksana di kegiatan RASSum ini.

Acara ini dibuka dengan kata sambutan langsung dari Ayah Syafi’i selaku Pembina IKAPEMA Kepri - Malang. Dalam acara intinya, seluruh wakil dari masing-masing orda diberi kesempatan untuk mempresentasikan apa yang menjadi visi-misi, program kerja dan sharing kecil mengenai keseharian organisasinya yang disampaikan oleh masing-masing ketua umum. Sesi pertama diberikan kepada Surabaya yang disampaikan oleh saudara Galih Andanniyo Harahap (Teknik Perkapalan ITS 2010), selanjutnya Jombang yang disampaikan oleh saudara Agus, dan Malang sendiri disampaikan oleh Nizar Fahmi (FTP 2010).

Terjadi pertukaran informasi yang sangat menarik, sesi tanya jawab serta beberapa studi kecil mengenai program Goes to School. Surabaya sendiri memiliki proker khusus dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) beserta alumninya untuk Road to School di tingkat Provinsi Kepri. Hal ini yang menjadi program khusus yang perlu ditilik lebih lanjut oleh Malang dan Jombang. Walaupun demikian, Malang telah melaksanakan dan menjangkau hampir semua sekolah di Batam dan Tanjung Pinang, diharapkan dengan adanya pertukaran informasi mengenai Goes to School, Malang-Surabaya-Jombang dapat memiliki program kerja bersama kedepannya.

Pada sesi kedua, acara diisi oleh pemateri dari Bang Andi dan diikuti oleh Pak Cik Zul. Kegiatan yang diadakan di Perumahan Bukit Hijau F 118 Tlogomas, Malang (Kesekretariatan Ikapema Kepri-Malang) ini berjalan dengan seksama, para anggota organisasi sangat antusias dengan materi mengenai Ikatan Keluarga Besar (IKB) Kepulauan Riau – Jawa Timur. Menurut para beliau, ini adalah langkah awal yang bagus untuk menggerakkan organisasi daerah yang sedang lesu dan terkesan hanya mengikuti. Untuk kedepannya diharapkan mahasiswa dan pelajar untuk menggerakkan IKB tidak hanya sebatas organisasi tetapi keluarga didalamnya.

Kemudian acara yang dijadwalkan selama 2 hari ini berakhir dengan 1 hari dikarenakan kegiatan lain dan waktu yang kurang tepat dari peserta Jombang dan Surabaya. Keseluruhan acara ditutup dengan temu sapa di warung kopi milik salah satu anggota Ikapema yang berada di Jl.Soekarno Hatta- Malang. Semuanya berakhir manis, walau sempat dibingungkan dengan rundown yang telah disusun diawal. Singkat pertemuan, RASSum yang dicetuskan Ikapema Kepri - Malang berhasil menjadi wadah pertukaran informasi mengenai visi-misi dan program kerja organisasi yang sangat bermanfaat, panitia berharap kegiatan ini akan menjadi jadwal rutin kedepannya. (*Ruth)


Koleksi Foto:

Spanduk Selamat Datang

Para peserta memadati ruangan acara

Para Dewan Penasihat Ikapema Kepri Malang yang sekaligus menjadi pemateri

Sesi sharing program kerja

Pemateri memberikan uraian

Penyerahan Vandel

Ayo semuanya lihat ke atas .... Jepret!